Happy Birthday, Papa.....

Papa buat seorang David adalah seorang yang luar biasa. Dia adalah orang yang paling sabar yang pernah gw kenal. Papa itu orangnya baik banged, saking baiknya sampai terkadang ia terlalu memanjakan anak-anaknya. Beruntung aku berada di pergaulan yang benar, sehingga tetap bisa menghargai Papa sebagaimana adanya.

Papa, terlahir dari 4 bersaudara dengan nama Timotius Yoyong Herlianto di Tangerang, Banten pada 22 November 1952 lalu. Kami memang bukan orang yang terlalu berada, tetapi puji Tuhan, pemeliharaan Tuhan senantiasa cukup untuk menghidupi kami dari hari kesehari.

Saat-saat bersama Papa biasanya penuh dengan banyak cerita dari masa lalunya. Oh iya, Papa itu palingg suka bernostalgia. Ia suka mendengarkan lagu-lagu Nostalgia pada jaman tahun 70-80an. Ia ingat semua kisah yang terjadi di balik sebuah lagu tersebut. Ada beberapa nama penyanyi yang sering gw dengar lagu-lagunya. Sebut saja ada Dian Pisesa, Ratih Purwasih, dan satu lagi yang menjadi favoritnya, Koes Plus. Hehehehe.

Dulu sewaktu kecil, Papa sering mengajakku pergi ke Jakarta. Jalan-jalan ke Taman Mini. Ke mall favoritnya, Taman Anggrek. Dia paling suka mengkoleksi barang-barang yang unik, yang biasanya hanya di cetak terbatas alias limited edition. Selain itu, Papa juga sangat menyukai tulis-menulis surat. Dia suka menulis dengan manual handwriting. Bahkan sampai saat ini, Beliau masih suka menulis surat ke banyak perusahaan untuk minta kalender atau sekedar mengucapkan selamat natal dan tahun baru kepada beberapa kerabat direktur yg ia kenal.

Papa juga dikenal sebagai orang yang ramah dan suka sekali mengobrol. Sekali mengobrol, minimal bisa sejam. Ia selalu punya bahan obrolan yang menarik. Beberapa memang merupakan kisah hidupnya yang memang menarik untuk diceritakan. Ada beberapa cerita yang masih saya ingat sampai sekarang. Diantaranya, ia pernah bekerja di sebuah perusahaan kayu Totalwood di daerah Jakarta Utara. Dia sering melakukan perjalanan ratusan kilometer dalam sehari. Tetapi itu tidak membuatnya lelah, karena ia sangat menyukai travelling. Pernah juga beberapa kali mengalami kecelakaan. Tetapi Tuhan Yesus selalu menolong beliau, sehingga tidak ada sedikitpun luka yang berarti.

Kisah perjalanan hidupnya bertemu dengan pendamping hidupnya, Mamaku juga sangat unik dan menarik untuk diceritakan. Mereka bertemu dari tulisan tangan, alias sahabat pena (kalo jaman sekarang mungkin FB atau twitter kali yah). Perjalanan Papa untuk pertama kalinya ke daerah Tuban, sebuah tempat yang belum dikenalnya sama sekali juga selalu menarik untuk di simak. Bagaimana Tuhan turut campur tangan dalam perjalanannya. Suka duka nya.

Duhh, saat gw menulis blog ini, semakin terasa kangen aja nih sama Papa…
Selain orangnya suka bercerita, Beliau juga seorang yang humoris. Selalu ada aja cerita-cerita segar yang ia punya. Papa juga seorang yang tekun, ulet, dan tidak pernah menyerah. Ngga pernah gw denger ada keluhan-keluhan keluar dari mulutnya sesusah apapun dia. Pokoknya “My Dad is My Superhero”deh.

I love you more than I can say, Papa. Proud to be ur son!

No comments:

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Powered by Blogger.